KTMBS Dampingi Gubernur Kaltim Tinjau Hotel Claro Pandurata, Dorong Penguatan Akses dan Fasilitas
- Kegiatan Perusahaan /
- 10 September 2026 /
- 30 view
SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur yang didampingi oleh Direksi PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda) melakukan kunjungan ke Hotel Claro Pandurata, Samarinda pada Rabu, 9 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kesiapan fasilitas hotel sekaligus memastikan dukungan akses menuju kawasan hotel dapat terpenuhi dengan baik.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud meninjau langsung kondisi kawasan hotel, khususnya terkait akses keluar-masuk. Hal ini menjadi perhatian karena pada akhir pekan, terutama hari Minggu, akses menuju kompleks Sempaja dari Jalan M. Yamin maupun Jalan PM Noor kerap mengalami penutupan.
Direktur Utama PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda), Aji Abidharta W. Hakim, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut salah satunya bertujuan melihat kemungkinan pembukaan akses jalan baru yang dapat menjadi akses khusus bagi tamu yang akan menginap Hotel Claro Pandurata.
“Pak Gubernur melihat langsung ke lokasi mengenai kemungkinan pembukaan jalan baru sebagai akses masuk dan keluar khusus ke hotel. Ada dua alternatif yang dibahas dan salah satu yang paling memungkinkan adalah jalan di samping Rumah Sakit Korpri,” jelas Abi.
Atas arahan Gubernur, Dinas PUPR Kaltim melalui Plt. Kepala Dinas diminta segera memproses rencana pembangunan akses tersebut. Keberadaan akses khusus diharapkan dapat meningkatkan kemudahan dan kenyamanan bagi tamu sekaligus mendukung kelancaran operasional hotel.
Selain akses jalan, Gubernur Kaltim juga memberikan perhatian terhadap pengembangan fasilitas Hotel Claro Pandurata. Salah satu rencana yang dibahas adalah penambahan fasilitas kolam renang berstandar internasional serta kolam renang rekreasi.
“Untuk fasilitas kolam renang, dari teman-teman PUPR desain dan perencanaannya sudah dapat diselesaikan. Mudah-mudahan pada tahun 2027 pembangunannya bisa segera dimulai,” kata Abi.
Pengembangan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik dan kualitas pelayanan Hotel Claro Pandurata. Penambahan fasilitas juga menjadi bagian dari upaya memenuhi standar pelayanan hotel bintang empat.
Abi menambahkan, penguatan akses dan penambahan fasilitas merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan keberadaan Hotel Claro Pandurata sebagai salah satu aset daerah. “Harapannya, dengan akses jalan yang lebih baik dan fasilitas yang semakin lengkap, hotel ini semakin layak menyandang dan memperkuat posisinya sebagai hotel bintang empat,” ujarnya.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Dinas PUPR, dan PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda) dalam mendorong pengembangan Hotel Claro Pandurata sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah bagi masyarakat dan perekonomian daerah.
#PTKTMBS
#BUMD
#BUMDKaltim